Senin, 25 April 2011

Wat Phra Kaew วัดพระแก้ว (2)

Daann... inilah bagian dalam area Wat.

Candi Phra Sri Rattana yang keemasan dan bergaya candi di Sri Lanka beserta Perpustakaan Phra Mondop disebelahnya.

















Kinnon – mythological creature, half bird, half man

















Thotkhirithon, giant demon (Yaksha) guarding an exit to Grand Palace

















Garuda, dan patung singa, hiasan dekat pintu masuk ke altar utama.




















Mosaik kaca berwarna yang ada nempel dimana-mana. Cool...


















Bagian pembatas 'pendopo' yang memiliki ukiran keramik bunga-bungaan di setiap sisinya.


















Miniatur candi yang sekilas mengingatkan kita akan candi Borobudur atau Prambanan di Indonesia.





















Sisi lain kompleks, wonderful, isn't it?





















Kalau dibandingkan atau ditanya, lebih mengesankan mana antara Ampahawa floating market dengan Wat Phra Kaew ini, saya pribadi terus terang akan menjawab Amphawa.

Kenapa? Dari berbagai macam advisor trip to Bangkok memang menyarankan untuk pergi ke sana. Dan saya pikir itu memang harus dilakukan, karena Wat tersebut mewakili Wat lainnya, terutama dari segi keindahan dan kekompleksannya. Tapi perlu diingat, bagi warga Thai sendiri, tempat ini adalah tempat ibadah, bukan turis spot.

Nah, itu pula yang saya rasakan, begitu melihat teman-teman Laos saya beli peralatan ibadah, beribadah/sembahyang/berdoa, dan memberikan sumbangan pula, saya malah ingat ibadah saya sendiri, hmm...

Souvenir yang saya beli di sini, dan saya rekomendasikan untuk dibeli di sini:
- Dompet koin warna-warni gambar gajah Thai, satu set 5 buah, harga 125 B/Rp. 37.500
- Gantungan kunci (besi) gajah warna perak/emas, satu set 10 buah, harga 100B/Rp. 30.000.
Harga di atas sudah ditawar dan ternyata lebih murah dari harga di pasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar