Rabu, 27 April 2011

Pusat Distrik Phra Nakhon พระนคร (1)







http://en.wikipedia.org/wiki/













Eee... Dibawah ini adalah taksi (dengan meter) yang kebetulan sering kami tumpangi kalau pergi-pergi. Sebenarnya, kalau untuk jarak tempuh sekitar setengah jam, taksi bisa diandalkan menjadi transport yang lumayan murah di sini, apalagi kalau untuk 4 orang. Kereta sebagai MRT juga ada, lebih murah, asalkan kita nggak keberatan naik-naik tangga ke setiap stasiun.



http://www.skyscrapercity.com











Hari keempat ini adalah hari terakhir saya di Thailand. Betul-betul sedih rasanya meninggalkan kota Bangkok, dan teman-teman baik saya terutama.

Di hari terakhir ini, pagi-pagi saya sudah beres packing, dengan menyisakan sedikit space untuk belanjaan yang pasti masih banyak. Oh ya, bagi orang yang tidak mau diribetkan dengan urusan koper seperti saya (tidak punya juga), saya cukup membawa ransel P*lo besar dengan extra bag plastik daur ulang yang bisa dilipat-lipat. Fyi, extra bag plastik tambahan itu saya beli di toko Oke Doku cuma seharga Rp. 6000 saja, bisa menampung barang sampe 2 kilo saya simpan khusus untuk diisi suvenir, dan sudah menemani travel saya ke berbagai negara.

Kali ini saya memberanikan diri keluar apartemen sendirian pagi-pagi. Saya keluar sekitar jam 8. Saya jalan melewati pabrik (home industry) kertas printing, berjalan menelusuri toko-toko yang masih tutup, akhirnyaa... 7eleven! Saya beli tambahan oleh-oleh cokelat Alfie seharga 20 B saja. Tidak ada hal lain, kemudian saya kembali ke apartemen. Saya mampir untuk membeli 2 botol air mineral di toko di lantai dasar apartemen untuk teman Myanmar saya.

Perjalanan hari ini dimulai dengan naik taksi ke distrik Phra Nakhon. Saya akhirnya mengalami juga kemacetan ala Bangkok. Selama 1 jam kami stuck di dalam taksi. Saya tidur dan tidur, teman saya bilang kalau dia sudah cape tidur, ahahaha. Sambil menunggu tiba di daerah yang dituju, iseng saya rekam lagu Thai yang diputar di taksi, impresif.

Boleh juga Phra Nakhon ini. Selain ada Grand Palace dan sekitarnya, kunjungan wisata juga bisa diarahkan ke tempat wisata yang tak kalah pentingnya di Bangkok. Ada Phra Kan Fort yang letaknya dipinggir jalan, Rama III monument, Democracy monument seperti gambar di bawah ini, Wat Ratchanadda, Kantor walikota Bangkok, Wat Rachabopit, Wat Suthat, Giant Swing (Sao Ching Cha), Wat Saket (Golden Mountain temple). Semua itu letaknya berdekatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar