Kamis, 16 Februari 2012

元宵節 Yuan Xiao Jie

Meskipun tidak merayakan imlek, maupun Cap Go Meh (元宵節 Yuan Xiao Jie) tahun ini, saya sudah cukup terhibur dengan acara jalan-jalan menjelajahi Cina benteng yang ada di Tangerang, dekat tempat tinggal saya.

Dalam acara tersebut, kami mengunjungi 2 klenteng dan satu museum yang akan saya bahas di lain tulisan. Kali ini, saya mau menampilkan keindahan lampion pada masing-masing klenteng

Berikut ini cuplikan dari Wikipedia mengenai festival lentera, atau Cap Go Meh itu sendiri.

The Lantern Festival (also known as the Yuanxiao Festival or Shangyuan Festival in China; Chap Goh Meh Festival in Indonesia, Malaysia and Singapore; Yuen Siu Festival in Hong Kong, and "Tết Thượng Nguyên" or "Tết Nguyên Tiêu" in Vietnam); is a festival celebrated on the fifteenth day of the first month in the lunisolar year in the Chinese calendar, the last day of the lunisolar Chinese New Year celebration. It is not to be confused with the Mid-Autumn Festival, which is sometimes also known as the "Lantern Festival" in locations such as Singapore and Malaysia. During the Lantern Festival, children go out at night to temples carrying paper lanterns and solve riddles on the lanterns (simplified Chinese: 猜灯谜; traditional Chinese: 猜燈謎; pinyin: cāidēngmí). It officially ends the Chinese New Year celebrations.

In ancient times, the lanterns were fairly simple, for only the emperor and noblemen had large ornate ones; in modern times, lanterns have been embellished with many complex designs. For example, lanterns are now often made in shapes of animals.

In some region and countries, this festival is also regarded as the Chinese version of St. Valentine's Day, a day celebrating love and affection between lovers in Chinese tradition and culture.























Di klenteng Boey San Bio, kami menemukan lentera yang diberi nama, ternyata itu bukan nama orang yang sudah meninggal, melainkan nama penyumbang klenteng yang diabadikan di sana, dan lampion tersebut akan ada terus di klenteng itu. Tertarik?




















Lampion besar yang ada di ruangan tengah, bagus banget.




















Lampion selanjutnya adalah lampion di museum, bagus juga, lampion ini berada di tengah-tengah ruang tamu lantai 1.
















Perjalanan kami selanjutnya ke klenteng Boey Tek Bio, masih di daerah pasar lama Tangerang. nah, di sini klentengnya nggak luas, tapi menarik, salah satunya karena adanya lampion putih ini.




















Nah, lampion ini juga ada di semacam ruangan dalamnya.

















Lampion merah berada di setiap sisi ruang dalam, yang pintu masuknya berbingkai bulat.

3 komentar:

  1. lampionnya bagus bagus, pasti kebanyakan warna merah..

    nggak sekalian di ramal mbaknya hehe..?

    BalasHapus
  2. wah bagi-bagi dong lampunya. . .. disini gak ada lampu kaya gituan hehehhehe

    BalasHapus
  3. Sudah lama ga ke sini mbak...
    Datang hadir silaturahmi

    BalasHapus